Pembentukan Citra
Citra ada 2 macam :
1. Citra Kontinu
- Dihasilkan dari sistem optik yang menerima sinyal analog.
- Contoh : mata manusia, kamera analog
2. Citra Diskrit / Citra Digital
- Dihasilkan melalui proses digitalisasi terhadap citra kontinu.
–Contoh : kamera digital, scanner
1. Citra Kontinu
- Dihasilkan dari sistem optik yang menerima sinyal analog.
- Contoh : mata manusia, kamera analog
2. Citra Diskrit / Citra Digital
- Dihasilkan melalui proses digitalisasi terhadap citra kontinu.
–Contoh : kamera digital, scanner
MODEL CITRA
Derajat Keabuan (grey level): intensitas f citra hitam-putih pada titik (x,y).
Derajat keabuan bergerak dari hitam ke putih.
Skala keabuan memiliki rentang : lmin< f < lmax atau [0,L], dimana intensitas 0 menyatakan hitam dan L menyatakan putih.
Contoh : citra hitam-putih dengan 256 level, artinya mempunyai skala abu-abu dari 0 sampai 255 atau [0,255], dalam hal ini nilai 0 menyatakan hitam dan 255 menyatakan putih, nilai antara 0 sampai 255 menyatakan warna keabuan yang terletak antara hitam dan putih.
Derajat keabuan bergerak dari hitam ke putih.
Skala keabuan memiliki rentang : lmin< f < lmax atau [0,L], dimana intensitas 0 menyatakan hitam dan L menyatakan putih.
Contoh : citra hitam-putih dengan 256 level, artinya mempunyai skala abu-abu dari 0 sampai 255 atau [0,255], dalam hal ini nilai 0 menyatakan hitam dan 255 menyatakan putih, nilai antara 0 sampai 255 menyatakan warna keabuan yang terletak antara hitam dan putih.

Komentar
Posting Komentar